^Back To Top
foto1 foto2 foto3 foto4 foto5
.:. Selamat datang di situs resmi SMA Muhammadiyah Tarakan :: The Real School  .:.

Muhammadiyah Dukung Percepatan Kaltara

Muhammadiyah menyatakan konsisten mendukung proses pemekaran wilayah provinsi Kaltara, dalam rangka mempercepat proses pembangunan di Kaltim umumnya dan khususnya 5 kabupaten/kota Kaltim bagian utara. Hal ini diungkapkan mantan Ketua DPW Muhammadiyah Kaltim, yang kini menjabat sebagai Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr H Agus Sukaca M.Kes.

Bagi Muhammadiyah kata Agus Sukaca, selama pemekaran memenuhi hajat kepentingan rakyat banyak, tak ada alasan semua pihak untuk tidak mensupport.

“Kalau misalnya itu terpenuhi, tidak ada alasan untuk tidak memekarkan Kaltara. Secara normative kami dukung, dan menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme yang berlaku,” kata Agus Sukaca.

Komitmen dan rekomendasi dukungan pun, lanjutnya disampaikan pada saat Musyawarah Wilayah (Muswil) di Tarakan belum lama ini. Tak hanya itu, dengan komitmen tinggi dalam hal pengembangan sumber daya manusia, Muhammadiyah mengaku selalu siap jika dilibatkan dalam pengembangan SDM di Kaltara.

“Meski hingga saat ini perkembangannya menunggu keputusan Komisi II DPR RI, jika proses pemekaran wilayah mendukung terpenuhinya hajat kepentingan rakyat banyak dan untuk proses percepatan pembangunan, Muhammadiyah berkomitmen mendukung,” jelas Agus Sukaca kepada Radar Tarakan.

Ditambahkan Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammdiyah Tarakan, Syamsi Sarman,  untuk Tarakan pun, sejak tahun 90-an Muhammadiyah lebih dahulu kaltaranya dari pada pemerintahannya. Maksudnya, dahulu Tarakan adalah pimpinan daerah Kabupaten Nunukan, Bulungan, Berau dan Tarakan.

“Kalau saat ini pemerintah menghembuskan isu kaltara, Muhammdaiyah tidak kaget. Karena kami sudah kaltara duluan. Bahkan sampai saat inipun, untuk wilayah Kaltim di utara, kami punya kelompok sendiri melakukan kegiatan se-kaltim,” ujarnya.

Sehingga mengenai kesiapan dukungan untuk pembentukan provins baru yakni Kaltara, Syamsi menyatakan Muhammadiyah jauh lebih siap untuk SDM maupun sarana prasarananya. “Soal Kaltara dan tidak, hal positif akan kami dukung. Karena Muhammadiyah bukan sebuah organisasi politik, yang sifatnya kejutan, ketika ada isu lalu kami ikut-ikut menyibukkan diri. Tetap pada amaliah usahanya, berada di barisan pendukung Kaltara,” tuturnya kemarin (16/5).

Lagipula bebernya, secara formal rekomendasi dukungan untuk Kaltara, dari pimpinan wilayah Muhammadiyah, di provinsi sudah disampaikan. Mulai ke gubernur Kaltim hingga Presidium pembentukan Kaltara dan Masyarakat Kaltara Bersatu (MKB). “Intinya kami siap beri dukungan, dan sudah menyediakan SDM, di mana ketika Kaltara terealisasi menjadi provinsi, maka sudah ada ketentuan atau kaidah yang diberlakukan, akan dibentuk satu pimpinan wilayah setingkat provinsi. Jika ibukota juga bukan di Tarakan, tak jadi masalah,” pungkasnya. (Link Radar Tarakan)

Qur'an Digital

Tiada sholat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu’.
Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia.
Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur’an tanpa mengambil pangajaran daripadanya.
Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara’.
Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi.
~ Sayidina Ali Karamallahu Wajhah

Photo Gallery

Pengunjung

412418
Your IP: 54.205.211.87
Server Time: 2019-01-17 22:39:24
Copyright © 2014. SMA Muhammadiyah Tarakan